Posted in doIndonesia

~tentang Booster Pakai Daster

Jalan muter naik skuter,
Aku booster pakai baju daster.😎

Wkwkw foto ini #MakMakLyfe bingits!

Aku bernapas lega dalam hati. Pengalaman vaksin kali ini tak semenyebalkan vaksin kedua 06 Agustus 2021 yang lalu. Saking kesalnya aku sampai lupa bercerita di sini hahaha. Intinya, waktu itu aku mesti berdrama ria menenangkan diri dulu karena tensi cukup tinggi. Perdebatan panjang yang berujung mesti keliling cari tukang foto kopi KTP karena walau sudah lengkap secara administrasi, mendapatkan pemberitahuan terkait pelaksaan dan tiket vaksin tapi tetap kudu dan harus nyetor foto kopi KTP (yang sebelumnya sudah masuk bank datanya). Pengen ngajak ngobrol tentang digitalisasi yang digembar-gemborkan plus kemungkinan peningkatan risiko terpapar virus dari hanya selembar kertas bukanlah sebuah konten diskusi apabila jawabannya,” ga nyetor ga bisa vaksin Bu”. fain~

Continue reading “~tentang Booster Pakai Daster”
Posted in Tentang Anak, Tentang Keluarga

~tentang berlatih mendengarkan efektif

“Dengerin nae… nanti kalau disuruh jawab biar bisa”

“Bisa ga sih kamu dengerin aku, sekali ini saja?”

“Tuhkan.”

Hahaha…malam-malam jadi kebayang beberapa percakapan dalam keseharian yang ternyata berkaitan sekali dengan topik mendengarkan efektif. Menyimak obrolan Etha, Putri dan WS seperti mengingatkan kembali PR sepanjang hayatku untuk belajar menjadi pendengar yang baik.

Mendengarkan efektif tidak hanya melibatkan indera pendengaran, tak sekadar mendengar suara namun erat hubungannya dengan kehadiran diri secara utuh. Bayangin aja kalau mau curhat mosok kita berhadapan sama telinga terbang, kan horor yaaa hehehe.

Semenjak jadi Rangkul, akupun semakin giat berlatih, di Keluarga Kita kami diajak untuk bisa hadir sepenuh hati, sepenuh jiwa dan sepenuh tubuh. Dalam keterampilan ini, kita juga diharapkan mampu menangkap gesture, merasakan perasaaan, dan mengoneksikan diri seutuhnya. Penting untuk siaga “REM” agar tak keburu menghakimi atau kesusu dalam menasihati.

Oleh karena itu, PERLU usaha dan latihan agar bisa ‘mendengar untuk mengerti’.

So, What makes a good listener?

Continue reading “~tentang berlatih mendengarkan efektif”
Posted in Tentang Perempuan, Tentang Teman

~tentang Buibu Te(r)or Garden, YUKENDUIT!

We don’t necessarily have to talk every day‚Ķfor weeks. (Oh wait, like we talk everymins then *wink) and yes! when we do, it’s like we never stopped talking.

Breastfriends Teor!

Sebelum bercerita lebih jauh, mungkin ku buka tulisan ini dengan menyampaikan simpulan. Jika pada akhirnya lingkaran pertemanan cenderung mengecil seiring pertambahan usia ~ well…seiring rutinitas rollercoaster motherhood journey, maka bisa ku pastikan bahwa mereka adalah teman bertransisi dan bertumbuh dalam segala ketidakpastian. Seperti ingatan untuk selalu bersyukur ketika suatu waktu kami berlatih menerima diri kami di masa kini. Mereka adalah alasan bahwa bahagia itu sederhana, ketika logika berjalan saat logistik terpenuhi.

Continue reading “~tentang Buibu Te(r)or Garden, YUKENDUIT!”
Posted in doIndonesia, Tentang Racau

~tentang, akhirnya Vaksin juga

Terhitung sejak Maret 2020 Aku puasa naik mobil karena memang tidak keluar rumah. Barusan naik mobil 20 menit aja ke Bintaro malah mual-mual. Hiks… ku teringat masa lalu, sensasi aduhay di mobil Bapak yang baru buka pintunya sudah semerbak parfum lemon kecut :’) Sekarang? mobil aromanya sanitizer semua.

Sedih banget…biasanya jalan dan mall selalu ramai. Sekalinya keluar rumah dan lihat situasi sepi gini pengen nangis dan jitak Thanos!
Continue reading “~tentang, akhirnya Vaksin juga”
Posted in doIndonesia, Tentang Racau

~tentang bersiap Vaksinasi

Malam ini berusaha mencari ketenangan sejenak. Menengok sepintas dunia maya, tapi situasi semakin tak bisa dipercaya. Beberapa sahabat masih bebal kalau pandemi ini hanyalah rekayasa. Sahabat lainnya, tengah berduka kehilangan sanak saudara. Jika tidak bisa membantu, melegakan, meringankan beban satu sama lain…cobalah berpikir dengan jernih dan berempati. “Jika bukan kita yang mengalami, bukan berarti duka itu tak berarti”.

Tetapi kita bukan sekadar angka. Di balik angka-angka yang terus membesar, banyak cerita perih, duka namun juga semangat dan harapan.

Puan Indonesia Menulis Pandemi, Kita Bukan Sekadar Angka.
Continue reading “~tentang bersiap Vaksinasi”