Posted in Tentang Teman

~Tentang Ciput!

Kalau kita berpikir positif, suasana dan segala macam rupa akan menularkan hal yang positif pula.

IMG_4096.JPG
Kemarin sore, saat saya menghabiskan waktu sendu menonton matahari terbenam di pantai tiba-tiba saya merenungi nasib mereka yang memiliki kekuatan tambahan. Bagaimana rasanya jika kita bisa melihat masa lalu dan masa depan seseorang ketika kita sekadar berjabat tangan atau bertukar pandang? (oke saya masih ber euphoria dengan Goblin)

Saya kenal bocah ini sejak teman baik saya mengenalkannya pada saya. Begitulah, saya selalu merasa beruntung dikelilingi orang-orang baik. Berkah yang mereka bawa tentu saja menularkan kebaikan lewat perantara-perantara yang baik pula. Persis harinya kapan ? (saya lupa). Tapi sejak saat itu saya merasa memiliki diri saya yang lainnya pada raga yang lainnya. Semacam berkaca, karena kesukaan kami hampir sama. Walau beban hidupnya sepertinya jauh lebih berat dari saya.
Screen Shot 2017-02-18 at 2.56.52 PM.png
Bocah krucil berkepang dua bercerita dengan penuh semangat tentang ide-ide segar dengan tawa kecil dan sedikit kecemasan. Saya masih ingat ekspresinya, dengan bola mata bercahaya namun kelopaknya gelap dan berkantung. Mungkin kurang tidur atau memang susah tidur. Demikian juga saya. Seperti tadi kami saya rasa kami pernah bersaudara. Ceriwisnya, jangan salah! Jika baterai panel surya bisa redup karena mendung, bocah ini tetap berenergi walau duka sempat merundung. Hal yang membedakan kami mungkin hanya dari kecepatan berjalan. (Entah karena badan saya lebih bongsor atau dia memang lambat ~ini kenapa saya suka memanggilnya ciput.
Oke!
Namanya Putri Puspitaningrum. Panggilannya putri/ pita. Saya memanggilnya Ciput.
Perawakannya kecil jika menari centil sekali. Tak diangkat jadi kakaknya pun saya suka mengaku di depan orang-orang bahwa dia adalah adik saya. Selain beberapa kemiripan (dan perbedaan) kami, orang-orang yang sekilas jumpa tak bisa menyangkal bahwa kami memang seperti saudara.
Jika dari perawakan dia memang seperti adik saya tapi dari kematangan berpikir dan kedewasaan sikap, sayalah yang harus banyak berguru padanya.
Sudah hampir dua tahun lebih dia semakin intens menjadi psikolog pribadi saya (karena studinya demikian atau memang karena wajahnya yang curhatable. Membuat saya selalu menceritakan masalah yang sama berkali-kali dan dia tak pernah jenuh sekalipun mendengarkannya.
img_1460-2.jpgPernah suatu ketika, saat saya hendak memejamkan mata bersama matahari pagi, dia menyapa singkat, menyampaikan kabar dukanya dengan amat sangat tenang.
Kantuk saya hilang dibuatnya, saya duduk di tepian tempat tidur dan mulai menangis di kejauhan. Entah mewakili dukanya atau menyelipkan kekecewaan saya pada pribadi yang kian lemah.
Kadar derita tak boleh diadu, begitu sempat ia berpesan dengan suara kecilnya.
Dia memang kecil, namun hatinya besar…lapang dan selalu terbuka.
Jika ada yang bilang kehadiran fisik adalah kekuatan berperantara, dia adalah malaikat kecil yang berkekuatan kata menentramkan duka.
Berbahagialah Ciput, di usiamu yang baru.
Bertambahnya usia, berkurang waktu hidup kita. Tetaplah menjadi pribadi yang demikian ceria. Seperti hari yang tersisa hanya saat ini saja, nikmatilah setiap detiknya. Terima kasih sudah mengajariku memaknai kehilangan dengan sudut pandang yang indah.
Berbahagialah kita yang telah dan akan menjadi sahabatnya.
Selamat Ulang Tahun, Ciput!

One thought on “~Tentang Ciput!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *